Ucapan Yang Kokoh Di Alam Kubur

4458_1008809559502_1802861706_15006_2684306_n

Kubur adalah fase pertama di dalam tahapan alam akhirat. Barangsiapa yang berbahagia di dalamnya, maka pada tahapan berikutnya niscaya dia akan lebih berbahagia. Barangsiapa yang celaka di dalamnya, maka pada tahapan berikutnya dia akan lebih sengsara.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kubur adalah tahapan pertama alam akhirat. Apabila seorang selamat darinya maka apa-apa yang sesudahnya akan jauh lebih mudah baginya. Namun, apabila dia tidak selamat darinya maka apa-apa yang sesudahnya justru lebih berat daripadanya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi dan al-Hakim, disahihkan al-Hakim)

[lihat Syarh Tsalatsah al-Ushul oleh al-Hanin, hal. 14]

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Allah akan memberikan keteguhan kepada orang-orang yang beriman dengan ucapan yang kokoh di kehidupan dunia dan di akhirat.” (QS. Ibrahim: 27)

Dari al-Bara’ bin ‘Azib radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Seorang muslim apabila sedang ditanya di alam kubur, maka dia akan bersaksi bahwa tidak ada ilah/sesembahan yang benar selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah. Itulah maksud dari firman-Nya, “Allah akan memberikan keteguhan kepada orang-orang yang beriman dengan ucapan yang kokoh di kehidupan dunia dan di akhirat.” (HR. Bukhari)

[lihat Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim Jilid 4 hal. 494]

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma menafsirkan, bahwa yang dimaksud ‘ucapan yang kokoh di dalam ayat di atas -Ibrahim: 27- adalah laa ilaha illallah.

[lihat al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an Juz 12 hal. 138]

Imam al-Baghawi rahimahullah juga menafsirkan ‘ucapan yang kokoh’ dengan kalimat tauhid yaitu ucapan laa ilaha illallah.

[lihat Ma’alim at-Tanzil, hal. 686]

Demikian pula Imam Ibnul Jauzi rahimahullah menafsirkan ‘ucapan yang kokoh’ dengan syahadat laa ilaha illallah.

[lihat Zaad al-Masiir, hal. 746]

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah menafsirkan ‘ucapan yang kokoh’ itu dengan tauhid.

[lihat Syarh al-‘Aqidah al-Wasithiyah Juz 2 hal. 115]

One response

  1. Terus menginagt Allah dan mencoba mencintainya sudah menjadi bekal yang cukup kok🙂 Jangan lupakan Al-Quran, Amal dan Sholat untuk penerangan nanti…. postingan yang cukup menarik gan, kunjungin juga ya http://www.ipb.ac.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: